Peluncuran Rekomendasi Imunisasi Ibu Hamil POGI-HKFM 2026

Peluncuran Rekomendasi Imunisasi Ibu Hamil POGI-HKFM 2026

Pada simposium utama Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) POGI XXVIII Banten yang digelar tanggal 22 Juli 2026 di NICE PIK 2, Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) bersama Himpunan Kedokteran Fetomaternal (HKFM) secara resmi meluncurkan pedoman terbaru bertajuk "Rekomendasi Imunisasi Ibu Hamil POGI-HKFM 2026". Kolaborasi strategis ini menegaskan komitmen para ahli untuk memberikan perlindungan berkeadilan (equity) bagi ibu hamil dan janin sejak di dalam kandungan melalui pendekatan medis berbasis bukti (evidence-based medicine).

Melalui rekomendasi nasional ini, POGI dan HKFM menekankan pentingnya imunisasi maternal sebagai strategi krusial untuk mentransfer antibodi pelindung melewati plasenta. Langkah ini memberikan kekebalan pasif bagi bayi yang baru lahir selama bulan-bulan pertama kehidupannya yang rentan, sebelum mereka bisa menerima jadwal imunisasi dasarnya sendiri.

Berikut adalah tabel panduan jadwal imunisasi ibu hamil berdasarkan konsensus terbaru POGI dan HKFM 2026:

Jenis Vaksin

Jadwal Pemberian yang Dianjurkan

Target Utama Perlindungan Maternal & Neonatal

Vaksin Influenza(Inactivated)

1 Dosis, aman diberikan pada semua trimester kehamilan (paling ideal diberikan sesegera mungkin saat musim penularan dimulai).

Mencegah komplikasi saluran napas berat pada ibu hamil dan menurunkan risiko kelahiran prematur atau bayi lahir dengan berat badan rendah (BBLR).

Vaksin Tdap(Tetanus, Difteri, Aselular Pertusis)

1 Dosis pada setiap kehamilan, sangat dianjurkan pada usia kehamilan 27–36 minggu (periode optimal transfer antibodi).

Mencegah tetanus neonatorum serta melindungi bayi baru lahir dari ancaman batuk rejan (pertusis) yang dapat menyebabkan henti napas (apnea).

Vaksin RSV(Respiratory Syncytial Virus)

1 Dosis pada usia kehamilan 32–36 minggu(diberikan minimal 14 hari sebelum perkiraan lahir).

Menjadi pembaruan paling krusial tahun 2026 dari HKFM untuk mencegah infeksi saluran napas bawah, bronkiolitis, dan pneumonia akibat RSV pada bayi di bawah 6 bulan.

Momentum peluncuran di NICE PIK 2 ini diharapkan mampu menyamakan standar pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan Indonesia. POGI dan HKFM mengingatkan para praktisi obstetri dan bidan bahwa penapisan status imunisasi harus menjadi bagian rutin dari pemeriksaan antenatal (antenatal care), dengan tetap mempertimbangkan kondisi klinis serta riwayat medis spesifik dari setiap ibu hamil.